Astronom berhasil menemukan galaksi spiral tertua yang
berasal dari masa 11 miliar tahun yang lalu. Penemuan ini membuat para astronom
harus memikirkan lagi bagaimana galaksi terbentuk.
Galaksi yang ditemukan diberi nama BX442. Galaksi tersebut ditemukan lewat
survei pada 300 galaksi yang dilakukan dengan Hubble Space Telescope dan
Observatorium Keck di wilayah Hawaii.
"Tiba-tiba saja BX442 dan bagian spiral galaksinya muncul pada gambar.
Kami tak bisa mempercayainya," ungkap Alice Shapley, peneliti dari
University of California, Los Angeles.
"Kami tak mengharapkan akan menemukan pola yang begitu cantik karena
galaksi yang terbentuk pada awal alam semesta kelihatan ireguler dan
kasar," kata Shapley seperti dikutip AFP, Rabu (18/7/2012).
BX442 berjarak 10,7 miliar tahun cahaya dari Bumi, terbentuk 3 miliar tahun
setelah Big Bang. Galaksi ini memiliki lengan spiral yang menjulur keluar dari
bagian inti galaksi, membentuk huruf S seperti halnya galaksi Bimasakti.
Bagi galaksi yang terbentuk pada masa itu, BX442 terlalu teratur dan cantik.
Kondisi saat itu terlalu panas untuk memungkinkan terbentuknya galaksi spiral.
Karena awal alam semestanya, galaksi ini bisa dikatakan langka.
"Penemuan BX442 memberitahukan kepada kita bahwa spiral galaksi bisa
terbentuk di masa awal alam semesta, yang belum kita ketahui sekarang,"
ungkap Shapley yang memublikasikan risetnya di jurnal Nature.
Sumber : KOMPAS



0 komentar:
Posting Komentar