Sebanyak 25 spesies ikan karang baru termuat dalam buku Reef
Fishes of the East Indies yang ditulis oleh peneliti biologi kelautan, Gerald R
Allen dan Mark V Erdmann. Di antara 25 spesies tersebut, salah satunya adalah
fairy basslet jenis Pseudanthias mica yang berasal dari lautan Indonesia.
Jenis ikan tersebut merupakan favorit dari Erdmann yang
merupakan peneliti dari Conservation International. Nama "mica" pada
spesies itu diambil dari nama putri Erdmann sendiri.
"Fairy basslet, meskipun memiliki kekerabatan dekat dengan grouper, adalah
pemakan plankton yang biasanya dijumpai dalam group berjumlah puluhan atau
ratusan, dan jantannya memiliki warna pastel yang terang," kata erdmann
seperti dikutip National Geographic, Kamis (28/6/2012).
Pseudanthias mica adalah sebagian kecil dari upaya selama 60 tahun lebih
untuk mendata spesies yang ada di perairan Indonesia dan sekitarnya. Dalam buku
Reef Fishes of the East Indies, termuat kurang lebih 2500 jenis.
Upaya pendataan itu bukannya tanpa tujuan. Dengan mendata keragaman karang di
wilayah Segitiga Terumbu Karang, Laut Cina Selatan dan Laut Andaman, Erdman
berharap pemerintah mem[rioritaskan area tersebut sebagai wilayah konservasi.
"Ketika kami berbicara pada komunotas, kami sering menjelaskan bahwa area
ini adalah pabrik spesies, dan mencatat perlunya menjaga pabrik untuk terus
berjalan," ungkap Erdmann.
Selain Pseudanthias mica, ikan spesies baru lainnya yang juga ditemukan di
Indonesia adalah jenis clingfish Aspasmichthys alorensis. Jenis ini ditemukan
di wilayah Alor.



0 komentar:
Posting Komentar