Pada Rabu (4/7/2012) lalu, Organisasi Riset Nuklir Eropa
(CERN) mengumumkan penemuan partikel yang konsisten dengan Higgs Boson.
Penemuan ini disambut meriah, walau masih harus ditindaklanjuti apakah partikel
yang ditemukan memang Higgs Boson.
Pencarian Partikel Tuhan sudah berlangsung selama 40-an tahun. Waktu yang lama
memang, tapi belum terlalu lama jika dibandingkan dengan sejarah fisika
partikel yang kemudian mendasari pencetusan keberadaan Higgs Boson oleh Peter
Higgs, fisikawan dari University of Edinburgh.
Kajian fisika partikel yang akhirnya menelurkan konsep Higgs Boson sebenarnya
sudah berlangsung lama, sejak Sebelum Masehi. Berikut rangkuman
lompatan-lompatan penting dalam fisika partikel hingga penemuan CERN pada
minggu lalu.
5 SM
Filsuf Yunani Democritus mengungkapkan bahwa semesta terdiri atas ruang kosong
serta partikel yang terlihat dan tak terlihat disebut atom.
1802
John Dalton, fisikawan dan kimiawan Inggris mencetuskan konsep dasar atom dan
unsur. Menurut dalton, atom adalah bagian materi yang tak dapat dibagi lagi.
Atom berbentuk bola pejal. Suatu unsur terdiri atas atom yang identik. Berbeda
unsur, berbeda atom. Atom bisa bergabung membentuk senyawa serta bisa
dipisahkan dan digabungkan lewat reaksi kimia.
1897
Joseph Thompson menemukan elektron. Ia kemudian mengemukakan bahwa atom terdiri
atas inti atom yang dikelilingi elektron.
1899 - 1919
Ernest Rutherford, fisikawan dari Selandia Baru, mengidentifikasi inti atom,
terdiri atas proton serta partikel alfa dan beta.
1920-an
Fisika kuantum semakin berkembang, terutama tentang perilaku materi pada level
atom.
1932
Neutron, partikel yang tak bermuatan, ditemukan oleh James Chadwick, ilmuwan
dari Inggris. Antipartikel pertama, positron, ditemukan oleh ilmuwan Amerika
Serikat, Carl Anderson.
1934
Enrico Fermi, ilmuwan asal Italia, mengkonsepkan keberadaan neutrino, partikel
kecil bermuatan netral yang merupakan rekan elektron. Teorinya dikonfirmasi
tahun 1959.
1950-an
Penemuan akselerator partikel yang memacu penemuan-penemuan penting di bidang
fisika partikel.
1964
Peter Higgs mengkonsepkan keberadaan partikel pemberi massa, yang kemudian
disebut Higgs Boson. Murray Gell-Mann dan George Zweig, ilmuwan asal Amerika
Serikat, mengungkapkan bahwa proton dan netron terdiri atas bagian yang lebih
kecil disebut quark.
1974
Perkembangan Model Standar Fisika Partikel. Menurut model ini, semesta terdiri
atas 12 partikel yang disebut fermion. Fermion terbagi menjadi 2 jenis, quark
dan lepton, masing-masing ada enam buah. Semesta juga terdiri atas empat gaya
fundamental disebut boson.
1977
Adanya penemuan-penemuan yang memperkuat Model Standar. Pada periode ini,
ditemukan keberadaan top dan botton quark, tau lepton, gluon, tau neutrino
serta W dan Z Boson.
2008
Misi Large hadron Collider dimulai.
4 Juli 2012
CERN mengumumkan eksistensi sebuah partikel yang diduga Higgs Boson.
Sumber : KOMPAS



0 komentar:
Posting Komentar